Transformasi Sumber Daya Mineral dan Energi Tak Terbarukan ke Arah yang Lebih Efektif dan Efisien

Sumber daya mineral merupakan semua cadangan bahan galian yang dijumpai di bumi dan dapat dipakai bagi kebutuhan hidup manusia (Sutardji, 2010). Energi tak terbarukan adalah energi yang diperoleh dari sumber daya alam yang waktu pembentukannya membutuhkan waktu lama. Proses pembentukan sumber daya alam ini serta pemulihannya mencapai jutaan tahun, sehingga harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

Eksploitasi sumber daya mineral dan batubara serta limbah hasil pengolahan tambang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Kegiatan industri tambang yang menggunakan bahan bakar fosil menghasilkan gas CO2 yang dapat menimbulkan efek rumah kaca sehingga terjadi pemanasan global. Contohnya, seperti lubang bekas tambang di Bengkulu tahun 2017 yang tidak direklamasi sehingga menyebabkan hilangnya fungsi lingkungan yang sebelumnya.

Dewasa ini, energi tak terbarukan semakin menipis. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Rida Mulyana menuturkan, saat ini konsumsi energi di Indonesia masih di dominasi oleh penggunaan bahan bakar fosil. Bahkan, saat ini penggunaan energi fosil mencapai 94 persen dari total konsumsi energi nasional. 

Keberadaan energi terbarukan tidak serta-merta menggusur sektor energi fosil, tetapi merupakan tahap transisi sebelum energi fosil benar-benar habis. Energi terbarukan memiliki potensi untuk menyelesaikan beberapa permasalahan di atas karena dapat menyediakan sumber energi yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan manusia tanpa mengorbankan generasi yang akan datang.

Sebagai solusi untuk permasalahan diatas kami membuat video yang  mengangkat tiga isu penting, yaitu:

1. Eksplorasi dan Industri Tambang.

2. Pengembangan Energi Baru Terbarukan.

3. Adaptasi Perubahan Energi di Pola Kehidupan Baru.

Link playlist video aksi: https://bit.ly/33V5LaE

dan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap permasalahan yang terjadi saat pandemi covid 19 ini, kami juga menggalang dana yang hasilnya nanti akan diberikan ke kitabisa.com (penyediaan 100 gawai dan kuota internet untuk kaum dhuafa melaksanakan pembelajaran jarak jauh). Selagi kita masih diberi rezeki yang lancar alangkah baiknya mari kita sisihkan rezeki kita untuk orang-orang yang membutuhkan. Penggalangan dana ini dapat disalurkan ke:

OVO, DANA, dan GOPAY a.n. Najeela Faza Ramadhani (082119977623)

Konfirmasi donasi: https://bit.ly/315X0sa

Batas waktu penggalangan dana hingga tanggal 20 Oktober 2020.

📸 L O M B A F O T O 📸

📸 L O M B A F O T O 📸

Dengan ketentuan upload di snapgram :

  1. Post makanan sehat
  2. Poster talkshow

Pastinyaa dengan hadiah menarik🎁💸

👉🏻 jika sudah upload isi gform berikut bit.ly/SayaFalingSehat

👉🏻 link poster
https://drive.google.com/file/d/1cgbVlZ5kycmexPmtyyZI0g2twNmz0Sar/view?usp=sharing

⚠️ jangan lupa tag @sf20itb dan 3 teman kalian ⚠️

AKSI ANGKATAN SBM ITB 2020

Untuk meramaikan Aksi Angkatan SBM 2023 yang bernama RANGER (Resilience Business In Danger Situation), kami telah menyiapkan beberapa rangkaian acara yang diikuti oleh teman teman semua. Kegiatan Aksi Angkatan SBM 2023 adalah suatu kegiatan yang bukan hanya dalam bentuk sosialisasi saja, melainkan sebuah bentuk upaya untuk membantu masyarakat sekitar terhadap kesadaran akan dampak dari COVID 19.

Untuk meramaikan Aksi Angkatan SBM 2023 yang bernama RANGER (Resilience Business In Danger Situation), kami telah menyiapkan beberapa rangkaian acara yang diikuti oleh teman teman semua. Kegiatan Aksi Angkatan SBM 2023 adalah suatu kegiatan yang bukan hanya dalam bentuk sosialisasi saja, melainkan sebuah bentuk upaya untuk membantu masyarakat sekitar terhadap kesadaran akan dampak dari COVID 19.

  1. PEMBAGIAN MASKER & SARUNG TANGAN

Sifat: Khusus anggota panitia aksi TPB SBM 23

Deadline: Kamis, 15 Oktober 2020

Ketentuan: Akan diumumkan di group panitia

  1. PROMOSI UMKM

Sifat: Wajib khusus angkatan SBM 2023

Deadline: Jumat, 16 Oktober 2020

AKSI PERTAMA :

Ketentuan : Mengepost twibbon yang telah disediakan panitia & konten diunggah ke platform media sosial seperti instagram, twitter, tiktok, dan sebagainya.

Tata Cara Post Twibbon :

Apabila UMKM Offline

Slide 1 : Twibbon berisi foto diri di tempat UMKM tersebut atau dengan pedangannya

Slide 2 : Foto tampak depan tempatnya

Slide 3 : Foto/Video review produk (bila memungkinkan)

Apabila UMKM Online

Slide 1 : Foto pake twibbon pake muka kita sendiri

Slide 2 : Home page dari online shop dapat berupa screenshot Slide 3 : Foto/Video review produk

AKSI KEDUA :

Mendigitalisasikan Usaha kecil dan Mikro disekitar rumah anda (masing-masing satu usaha) dibidang Food & Beverages (yang sebelumnya sudah anda promosikan pada aksi pertama) yang hanya dapat berjualan secara offline dan memiliki kesulitan dalam berpindah ke ranah online, Dengan kondisi seperti ini, diharapkan mahasiswa SBM 23 dapat membantu mendigitalisasikan UMKM tersebut dengan cara :

  1. Mensosialisasikan usaha tersebut untuk memperluas usahanya ke jasa pengiriman Grabfood/Go-food. Apabila pemilik usaha tertarik untuk melakukan ekspansi, dapat dibantu dengan proses administrasi pengisian berkas(KTP,NPWP) dan pendaftarannya secara daring hingga proses menunggu verifikasi. Berikut link tata cara mendaftarkan usaha ke Grabfood/Gofood :
  1. Apabila pemilik usaha belum berminat, aksi dapat dicukupkan setelah mensosialisasikan bantuan ekspansi ke Gofood dan Grabfood.

  1. PENGGALANGAN DANA UNTUK UMKM TERDAMPAK COVID-19

Sifat: Terbuka untuk umum

Deadline: Jum’at, 16 Oktober 2020

Penggalangan dana dapat disalurkan dalam bentuk transfer melalui:

Mandiri: 1240010506153 a.n. Priscilla Erica Nath

Ovo/Gopay: 081806170402 a.n. Priscilla Erica

  1. LIVE INSTAGRAM @SBMITB23

Hari/Tanggal: Jumat, 16 Oktober 2020

Sifat: Terbuka untuk umum

Narasumber: Ricky Kurnia Chandra (Co-Founder, COO and CFO Sunkrisps)

Tema yang akan disampaikan oleh narasumber adalah pengembangan resiliensi UMKM sektor Food and Beverage di era pandemi ini dan sesi Q&A.

SERU SERU BANGET KAN KEGIATANNYA!

Kami harap kalian terus berkontribusi untuk aksi ini karena aksi ini merupakan cara kita untuk bisa peduli terhadap UMKM yang terkena dampak COVID-19 ini secara langsung.

Untuk info lebih lanjut, please contact

@SBMITB23 @SBM_RANGER2020

Sachio (idline: sachiokevin)

Adis (idline: adiscadangan)

Charity Concert by FTI

📅 : Friday, October 16th 2020

⏰ : 16.00-done

📍 : LIVE Youtube FTI ITB 2020

Rundown Acara

Psstt! bakal ada special performance dari kita loh! Yuk pantengin terus!

Selain performance, ada juga Orasi Pelangi mengenai food waste yang pastinya bikin kalian getar-getar😬🌋

Konser ini diadakan untuk mengumpulkan dana yang akan diberikan ke organisasi food bank, untuk disalurkan ke orang-orang yang kelaparan😇

Donasi dapat dikirimkan melalui

BCA: 0740116151 a.n Angelina Patricia

Mandiri: 1290012129975 a.n Tatya Anindya

BNI: 0691512563 a.n Tasya Rizki A

OVO/Gopay/DANA: 081288903436 a.n Tatya Anindya

Konfirmasi donasimu di link : bit.ly/zerofoodwaste_fti

Kami tunggu kedatangan & donasi terbaik kalian🤗

#GentaPhi

#ZeroFoodWaste

#AksiAngkatanOSKM2020

#HariPanganSedunia

Challenge Twitter & Instagram

  1. Challenge Twitter

Waktu Pelaksanaan : 16 Oktober 2020

Yuk ikut tunjukkan kepedulianmu dengan isu food waste!

✅Buat tweet berisi step/cara versi kamu untuk mengurangi food waste di Indonesia

✅Tweet dibuat semenarik mungkin, boleh juga ditambahkan ilustrasi atau gambar yang mendukung isi tweet

✅Jangan lupa tag @fti20itb dan sertakan tagar #ZeroFoodWaste #HariPangan

  1. Challenge Instagram “Picasso : Piring Kita Harus Kosong”

Waktu Pelaksanaan : 16 Oktober 2020

Yuk ikut tunjukkan kepedulianmu dengan isu food waste!

✅Cukup unggah foto piring kamu sebelum dan sesudah makan🍽

✅Lalu tag @fti20itb

✅Sertakan tagar #Picasso #PiringKitaHarusKosong

Psst🤫 Akan ada doorprize🎁 untuk kalian yang beruntung!

Good luck💫

Jangan Budayakan Food Waste!

Indonesia berada di peringkat 2 sedunia! Eits, tapi sayangnya tidak bisa (bahkan tidak boleh) kita banggakan, karena predikat tersebut disandang Indonesia dalam hal sumbangan sampah makanan. Menyedihkan memang, karena di tanah air, diperkirakan setiap orang dapat menghasilkan sampah makanan bahkan hingga 300 kilogram per tahun. Hal ini menyebabkan kerugian di beberapa sektor kehidupan, seperti kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

Namun, masyarakat masih menganggap masalah ini sepele dengan sering membuang makanan yang sebenarnya masih layak konsumsi. Sampah makanan yang dihasilkan ini bahasa kerennya adalah food waste.

Beberapa pemicu produksi food waste yang berlebihan ini di antaranya, tidak sesuai porsi, tidak menyukai rasanya, terlanjur kadaluarsa, atau bahkan karena gengsi untuk menghabiskan makanan di depan orang lain. Hayo, kira-kira alasan mana yang membuatmu menyisakan makanan?

Permasalahan food waste ini sebenarnya besar dan kompleks, dan bisa ditelaah lebih lanjut. Untuk menganalisis permasalahan ini dengan lebih mendalam, ada dua metode yang kami gunakan, yaitu konsep VUCA dan Gap Analysis.

Berdasarkan analisis VUCA, masalah yang ditemukan antara lain perubahan harga secara tak menentu, wawasan masyarakat yang rendah mengenai food waste, dan banyaknya kontributor food waste dari kalangan masyarakat pelaku domestik.

Sedangkan berdasarkan analisis Gap, masalah yang ditemukan antara lain belum terwujudnya swasembada pangan dan pemantapan ketahanan pangan masih difokuskan pada peningkatan penyediaan dan ketersediaan sumber daya.

Tentunya, kalian tahu dong bahwa pangan merupakan kebutuhan pokok manusia. Sayangnya, efektivitas konsumsi pangan masih kurang baik. Coba kita perhatikan, dari semua makanan yang kita beli, berapa banyak sih yang akhirnya benar-benar kita makan? Berapa banyak makanan yang tidak sempat kita sentuh sebelum terlanjur expired? Simpan saja jawabannya untuk diri sendiri tapi ingat, makanan itu seharusnya bisa diberikan untuk yang lebih membutuhkan.

Beberapa tahun ke depan, jumlah penduduk di Indonesia akan bertambah dengan pesat dan akan ada jauh lebih banyak perut yang harus diberi makan. Kalau kita masih “membudayakan” food waste, ketahanan dan swasembada pangan akan sulit dicapai. Maka dari itu, ayo lebih menghargai makanan dan kurangilah food waste!

“Siapsiaga Mitigasi Bencana : Minimalisasi Korban Jiwa”

Mitigasi bencana adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana (Pasal 1 ayat 6 PP No 21 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana). Indonesia sudah memiliki badan mitigasi bencana, yaitu BNPB. Dikutip dari laman resmi BNPB, menyikapi kebencanaan yang frekuensinya terus meningkat setiap tahun, pemikiran terhadap penanggulangan bencana harus dipahami dan diimplementasikan oleh semua pihak. Bencana adalah urusan semua pihak. Maka dari itu sistem penanggulangan bencana di Indonesia mencakup beberapa aspek, antara lain: legislasi, kelembagaan, dan pendanaan.

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Strategi Internasional Pengurangan Risiko Bencana (UNISDR) memaparkan bahwa Indonesia merupakan negara paling rawan terhadap bencana di dunia, ditinjau dari jumlah manusia yang terancam apabila bencana alam terjadi. Berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana sejak awal tahun 2017 hingga Juni 2018 telah terjadi 4.006 kejadian bencana di Indonesia, berupa tanah longsor, kekeringan, banjir, puting beliung, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, gelombang pasang/abrasi, letusan gunung api, dan tsunami (BNPB, 2018).

Beranjak dari permasalahan ini, hingga saat ini bencana alam masih menimbulkan kerugian yang besar, baik dari keuangan maupun korban jiwa. Bencana alam di Indonesia sepanjang 2017 dan pertengahan 2018 mengakibatkan 502 orang meninggal dan hilang, 1.469 luka-luka, dan 4.451.980 orang menderita dan mengungsi. Selain itu, bencana alam juga mengakibatkan ratusan ribu rumah rusak dan ribuan fasilitas umum (rumah sakit, sekolah, dan fasilitas lainnya) serta ribuan kilometer jalan mengalami kerusakan.

Mengingat banyak tindakan mitigasi yang masih belum efektif dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Sebagai implementasi salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat, kami sebagai massa FITB 2020 berencana mengadakan aksi guna mengedukasi dan mengkampanyekan tanggap bencana kepada masyarakat  terutama dalam hal gempa bumi dan tsunami. Kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk membuka mata dan melihat pentingnya mitigasi bencana agar tidak ada lagi korban jiwa dengan turut serta dalam aksi yang akan kami selenggarakan ini. Mari kita menjadi insan yang siapsiaga serta peduli akan pentingnya mitigasi bencana!

“Sedia Payung Sebelum Hujan, Berjaga-jaga Sebelum Bencana Tiba”

Link channel youtube webinar :

https://youtube.com/channel/UCI9As5Hy5HwQmc1aW09B6UQ