Jangan Budayakan Food Waste!

Indonesia berada di peringkat 2 sedunia! Eits, tapi sayangnya tidak bisa (bahkan tidak boleh) kita banggakan, karena predikat tersebut disandang Indonesia dalam hal sumbangan sampah makanan. Menyedihkan memang, karena di tanah air, diperkirakan setiap orang dapat menghasilkan sampah makanan bahkan hingga 300 kilogram per tahun. Hal ini menyebabkan kerugian di beberapa sektor kehidupan, seperti kesehatan, ekonomi, dan lingkungan.

Namun, masyarakat masih menganggap masalah ini sepele dengan sering membuang makanan yang sebenarnya masih layak konsumsi. Sampah makanan yang dihasilkan ini bahasa kerennya adalah food waste.

Beberapa pemicu produksi food waste yang berlebihan ini di antaranya, tidak sesuai porsi, tidak menyukai rasanya, terlanjur kadaluarsa, atau bahkan karena gengsi untuk menghabiskan makanan di depan orang lain. Hayo, kira-kira alasan mana yang membuatmu menyisakan makanan?

Permasalahan food waste ini sebenarnya besar dan kompleks, dan bisa ditelaah lebih lanjut. Untuk menganalisis permasalahan ini dengan lebih mendalam, ada dua metode yang kami gunakan, yaitu konsep VUCA dan Gap Analysis.

Berdasarkan analisis VUCA, masalah yang ditemukan antara lain perubahan harga secara tak menentu, wawasan masyarakat yang rendah mengenai food waste, dan banyaknya kontributor food waste dari kalangan masyarakat pelaku domestik.

Sedangkan berdasarkan analisis Gap, masalah yang ditemukan antara lain belum terwujudnya swasembada pangan dan pemantapan ketahanan pangan masih difokuskan pada peningkatan penyediaan dan ketersediaan sumber daya.

Tentunya, kalian tahu dong bahwa pangan merupakan kebutuhan pokok manusia. Sayangnya, efektivitas konsumsi pangan masih kurang baik. Coba kita perhatikan, dari semua makanan yang kita beli, berapa banyak sih yang akhirnya benar-benar kita makan? Berapa banyak makanan yang tidak sempat kita sentuh sebelum terlanjur expired? Simpan saja jawabannya untuk diri sendiri tapi ingat, makanan itu seharusnya bisa diberikan untuk yang lebih membutuhkan.

Beberapa tahun ke depan, jumlah penduduk di Indonesia akan bertambah dengan pesat dan akan ada jauh lebih banyak perut yang harus diberi makan. Kalau kita masih “membudayakan” food waste, ketahanan dan swasembada pangan akan sulit dicapai. Maka dari itu, ayo lebih menghargai makanan dan kurangilah food waste!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *